Penguatan Kapasitas Peneliti

lppm-28012018

Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Agama Islam Negari Ponorogo mengadakan workshop On Academic Writing And Scholarly Publishing pada hari senin dan selasa tanggal 22 – 23 Januari 2018 di Aula Pascasarjana IAIN Ponorogo. Worskhop ini bertujuan untuk meningkatkan out put  penelitian dan segaligus out come hasil penelitian. Selama ini, LPPM memandang bahwa hasil penelitian kurang maksimal dan perlu ditingkatkan secara kwalitasnya dan eksekutif summary belum berupa artikel yang siap diterbitkan dalam sebuah jurnal ilmiah.

Peserta workshop diikuti oleh para dosen IAIN Ponorogo berasal dari berbagai fakultas. Mereka adalah para peneliti senior dan yunior dari disiplin ilmu yang berbeda dan sebagian besar concern dalam bidang kajian keislaman. Para peserta menginginkan hasil penelitiannya menjadi semakin bermutu dan bisa dipublikasikan, serta ingin dibaca oleh masyarakat luas. Pada awal mulanya, penyelenggara membatasi jumlah 40 orang. Namun karena banyak yang tertarik dan berhasrat mengikuti workshop ini sehingga panitia menambah jumlah quota hingga 59 orang, bahkan 5 orang berasal dari UIN Jogjakarta.

Adapun pemateri workshop ini adalah Faizuddin Harlianyah, MIM., kepala perpustakaan UIN Maliki dan  Muchamad Adam Basori, MA-TESOL. Faizudddin menyampaikan materi Scholarly Publication Landscape in the Digital Age. Menurutnya, Era digital saat menyediakan pustaka dan sumber rujukan yang jumlahnya  jutaan, baik berupa buku maupun artikel jurnal. Tentu para peneliti ini belum memanfaatkan secara maksimal karena keterbatasan skill mengenali sumber-sumber tersebut yang dalam penelitian dijadikan sebagai literature review. Agaknya para peserta belum bisa mengenal sajian scholarly communication di dunia digital. Sementara, open acces literature berbagai macam tulisan ilmiah menyebabkan banyaknya plagiasi. Materi kedua yang disampaikan oleh Adam bertema strategi dan teknis parafase yang efektif dalam akademi writing berusaha mensiasati agar karya para penliti tidak plagiasi. (by Admin666; kontributor : harir)