BEKERJASAMA DENGAN PUSDIKLAT KEMENAG RI, IAIN PONOROGO GELAR TRAINING OF TRAINER PENGUATAN MODERASI BERAGAMA

Sore itu langit Kota Madiun tersaput awan gelap. Udara basah menandakan tidak lama lagi hujan akan turun menggerimis, kemudian menderas. Suasana tersebut tidak menyurutkan semangat civitas IAIN Ponorogo untuk menegaskan komitmennya terhadap Moderasi Beragama. Bertempat di Hotel Aston Madiun, IAIN Ponorogo bekerjasama  dengan Pusdiklat Tenaga Administrasi Badan Litbang Kemenag RI menyelenggarakan Training of Trainer Penguatan Moderasi Beragama (ToT PMB) Bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan IAIN Ponorogo 2024.

Acara ToT PMB tersebut dibuka tepat pukul 14.00 oleh Rektor IAIN Ponorogo, Prof. Dr. Evi Muafiah, M.Ag. Dalam sambutan, Prof. Evi Muafiah menyampaikan harapannya agar para peserta ToT PMB yang nantinya menjadi trainer penguatan moderasi beragama bisa benar-benar berada di tengah masyarakat untuk menyemai semangat dan nilai moderat dalam beragama secara luas. “ToT ini penting untuk semakin menyemai secara luas nilai-nilai moderasi beragama di tengah masyarakat,” ujar Prof. Evi Muafiah dalam bagian lain sambutannya. “Tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada Pusdiklat Kemenag yang telah mempercayai IAIN Ponorogo sebagai mitra untuk acara ToT ini,” tutup Rektor IAIN Ponorogo tersebut.

Dalam sambutan yang lain, sebagai perwakilan Pusdiklat Kemenag, Achmad Nidjam, S.Si., MM., menyampaikan bahwa Moderasi Beragama telah diatur dalam Perpes No. 58 Tahun 2023 sehingga memiliki landasan yang kuat untuk didiseminasikan secara luas. “Mudah-mudahan ToT Moderasi Beragama yang dilaksanakan oleh IAIN Ponorogo ini menjadi tonggak yang menginspirasi, khususnya di wilayah Jawa Timur.” Ucap Widyaiswara Ahli Madya tersebut.

Acara pembukaan tersebut dilanjut dengan penyampaian materi tentang ‘Konsep Moderasi Beragama Kementerian Agama’ yang disampaikan oleh Dr. Lukman Hakim Saifuddin. Penulis buku saku Moderasi Beragama tersebut menyampaikan bahwa Moderasi Beragama merupakan salah satu usaha untuk meletakkan nilai kemanusiaan secara ideal di tengah fakta keberagamaan kita. “Moderasi Beragama memberikan ruang yang istimewa bagi nilai-nilai kemanusiaan. Segala yang diukur menggunakan nilai kemanusiaan niscaya bernilai moderat.” Ucap mantan Menteri Agama RI tersebut.

Selain dihadiri dan dibuka oleh Rektor IAIN Ponorogo, pembukaan tersebut juga dihadiri unsur pimpinan yang lain, seperti Wakil Rektor 1, Wakil Rektor 2, Kabiro IAIN Ponorogo, serta Ketua LPPM Ponorogo yang bersama timnya dipercaya sebagai panitia inti acara ToT PMB. ToT PMB yang diikuti oleh 30 peserta tersebut akan berlangsung selama lima hari, mulai 29 Januari hingga 3 Februari 2024. 30 peserta itu terdiri dari berbagai unsur, baik unsur pimpinan, dosen, jabatan fungsional dan tenaga kependidikan. Berbagai materi menarik akan diperoleh peserta selama ToT dari para pemateri yang ahli di bidangnya.

(RA/ TIM LPPM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *