IAIN PONOROGO SUKSES SELENGGARAKAN TRAINING OF TRAINER PENGUATAN MODERASI BERAGAMA, 31 PESERTA LULUS SEBAGAI TRAINER PMB

Selama hampir seminggu, 29 Januari hingga 3 Februari 2024, IAIN Ponorogo menyelenggarakan Training of Trainer Penguatan Moderasi Beragama (PMB) di Hotel Aston Madiun. Setelah dibuka oleh Rektor IAIN Ponorogo, Prof. Dr. Evi Muafiah, M.Ag. para peserta ToT langsung mendapatkan materi ToT dari para fasilitator dan pemateri ahli. Dalam waktu hampir seminggu itu, para peserta terlihat bersemangat dan atusias mengikuti setiap sesi. Hal ini tidak lepas dari cara fasilitator dan pemateri ahli yang membawakan materi dengan serius tapi santai, serta diselipi berbagai macam games yang mencairkan situasi.

Pada hari pertama, para peserta melakukan Building Learning Commitment (BLC) bersama para fasilitator dari Pusdiklat Kemenag RI. BLC ini penting sebagai komitmen bersama untuk menciptakan suasana ToT yang serius tapi santai. Selanjutnya, para peserta mendapatkan materi tentang ‘Konsep Moderasi Beragama Kementerian Agama’ yang disampaikan oleh mantan Menteri Agama RI, Dr. Lukman Hakim Saifuddin. Hari ke-2 diawali dengan materi ‘Udar Asumsi dan Membangun Perspektif’, lalu dilanjut secara berturut-turut materi ‘Sketsa Kehidupan Beragama di Indonesia’, ‘Scenario Thinking’, dan ‘Analisis Sosial dengan Iceberg Analysis’. Sesi terakhir di hari kedua diisi materi tentang ‘Nilai-nilai Universal Moderasi Beragama Dalam Perspektif Teologis Agama’ yang disampaikan pemateri ahli, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A. dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Memasuki hari ke-3 ToT, para peserta mendapatkan materi secara berturut-turut tentang ‘Kata Kunci Moderasi Beragama dan Nilai Universal Agama’, ‘Wawasan Kebangsaan dan Jati Diri Kementerian Agama, serta ditutup dengan materi ‘Sikap Diri ASN Kementerian Agama’. Materi-materi yang disampaikan dalam ToT tidak hanya melalui metode ceramah, melainkan juga melalui berbagai metode, seperti Diskusi Kelompok, Pemecahan Studi Kasus, Permainan-permainan, dan Bermain Peran. Hal ini menjadikan suasana ToT menjadi cair dan hidup. Pada Hari ke-4 para peserta mendapatkan materi terkait ‘Strategi Penguatan MB melalui Proses U: RethinkingRedesigning dan Reframingreacting’, lalu dilanjut dengan materi ‘Membangun Gerakan: Bina Damai dan Resolusi Konflik’ yang disampaikan pemateri ahli, Prof. Dr. Achmad Gunaryo, Guru Besar UIN Walisongo Semarang.

Hari ke-5 ToT, para trainer (fasilitator) ToT menguji para peserta dalam kegiatan Micro Training. Dalam kegiatan ini para peserta diminta untuk menyiapkan materi yang bersumber dari ToT hari kesatu hingga keempat, untuk kemudian disampaikan kepada rekan peserta lainnya, seolah mereka adalah seorang trainer. Seluruh peserta sukses menjalani ujian ini. Akhirnya, pada hari ke-6, sebelum mengikuti sesi Rencana Tindak Lanjut (RTL) serta Refleksi dan Evaluasi, para peserta mendapatkan materi penutup dari Kepala Pusdiklat Tenaga Administrasi Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, Dr. Syafi’I, M.Ag., tentang ‘Sistem Pelatihan Kementerian Agama’.

Pada akhir acara ToT, perwakilan Pusdiklat Kemenag RI menyampaikan bahwa seluruh peserta dinyatakan lulus menjadi Trainer Penguatan Moderasi Beragama. Hal ini merupakan kabar gembira bagi keluarga besar sivitas akademika IAIN Ponorogo karena memiliki trainertrainer baru yang siap menjadi ujung tombak kampus untuk menyemai lebih luas nilai-nilai moderasi beragama di tengah masyarakat. ToT ditutup langsung oleh Prof. Dr. Evi Muafiah, M.Ag. Dalam sambutan penutupannya, Prof. Evi Muafiah menyampaikan kembali bahwa para peserta yang telah dinyatakan lulus sebagai trainer untuk benar-benar hadir di tengah masyarakat untuk menjalankan perannya sebagai penyemai nilai moderasi di masyarakat. “Kami menyambut baik usulan rencana tindak lanjut yang disampaikan para peserta. Mudah-mudahan apa yang kita ikhtiarkan ini bersumbangsih dalam meningkatkan cara pandang sivitas akademika, dan masyarakat luas secara umum terhadap moderasi beragama,” ujar Rektor IAIN Ponorogo yang saat penutupan didampingi Wakil Rektor 3, Prof. Dr. Miftahul Huda, M.Ag.

Pada kesempatan terpisah, M. Rozi Indrafuddin, M.Fil., menyampaikan bahwa acara ToT ini merupakan bentuk komitmen kita bersama terhadap penyemaian semangat moderasi beragama. “Dengan terselenggarakannya acara ToT PMB ini menunjukkan sekali lagi komitmen kuat IAIN Ponorogo terhadap moderasi beragama. Pemahaman yang baik terhadap moderasi beragama sangat penting sebagai acuan laku sikap kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Ketua Rumah Moderasi Beragama IAIN Ponorogo, yang juga sekaligus salah satu orang yang paling sibuk selama penyelenggaraan ToT.

(RA/ Tim LPPM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *